Rindu

jika ingin menjenguk rindu
pejamlah mata
denganrlah desir darah mengelanai tubuh dari jantung yang berbuncah
dan di gerbang hati
bisa kau jumpai cecer darah dingin melekat di sana
gedor dan kuakkan dengan segenap hasrat
di dalamnya akan kau jumpai perindu cinta yang tersesat
di simpang rasa dan karsa
adakah dirimu di sana ?
di antara sekap kini dan penjara tak bercelah

mari pejamkan mata
biarkan rasa menjamah diri penikmat gelap, terang
riang dan sunyi yang mengiramakan rindu menjadi sua terakhir tanpa akhir
karena semua awal adalah akhir
dan jumpa menjadi awal pemisah

begitu mahalnya perjumpaan yang melahirkan tikai sebagai gerbang perpisahan
padahal, kerinduan teramat indah mewarnai ruang terdalam di bilik jiwa
dan bimbang telah membimbing kepada pecemburu pembakar cinta

jika ingin menikmati rindu
dekap saja bayangnya
niscaya kan kau temui warna warni rasa terindah yang belum pernah kau nikmati
bahkan saat jumpa sekalipun

Bilik Diri, 20 Mei 1998

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *