Kamu

Karya ; Agus Prasetyo Aji

Kamu

Kamu, satu kata yang tak pernah kusesali.

Kamu, yang kunanti selama ini.

Tapi, kamu seakan tak menghiraukanku,

Ketika aku datang untuk sekedar merayu.

Aku bosan dihakimi sang waktu.

Perihal rasa yang begitu menggebu.

Kamu yang ku tunggu,

Tapi kamu tak kunjung datang mencumbu sajakku,

Yang terbelenggu oleh dinginnya sikapmu.

Bait demi bait sajakku luruh satu-satu,

Menjelma sebiji kecewa berselimut duka, dan tumbuh menyayat luka di tubuh januari muda.

Episode ini masih menggantung indah di langit senja januari muda.

Aku tak ingin cerita ini usai di januari saja.

Aku ingin, kamu yang menulisku pada episode berikutnya.

Membiarkanku mengembara liar dalam bahtera cintamu.

Meliuk-liuk dalam larik penuh kiasan, dan bait syahdu yang ku impikan

Melebur harmoni indahnya cinta masa sma.

ASSH!!!!!!!

Mungkin itu hanya anganku saja.

Apalah dayaku yang hanya pecundang cinta.

Untuk apa aku memaksakan untuk memilikimu yang mungkin hanya angan belaka.

Jika mencintaimu dalam do’a saja sudah cukup membuatku bahagia.

Bukannya aku menyerah…..

Aku hanya lelah…..

Aku akan tetap menemukanmu dalam ruang hatiku.

Sekarang hanya memang remang-remang terlihat,

Layaknya kamu dalam nyataku,

Yang mungkin hanya ilusi untuk kumiliki.

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *