Dia Sang Waktu

Dia Sang Waktu

Dia Sang Waktu

Oleh: Athok Mahfud

Dia, sang waktu sudah menunggu

Teriakannya tak habis-habisnya mendayu

Lelah, tak mau mengalah

Terpenjara oleh dunia

Hendak menyambut kedatanganku

 

Aku masih mendayung perahu di laut merah

Derap langkahku tak mau berhenti

Terus berkelana mengejar awan

Menyusuri hutan, melibas dedaunan

Naik ke puncak semeru, menemani batu-batu

 

Baling-baling berpusing

Bising, menyuling angin

Tak bisa kembali lagi ke perempatan itu

 

Di sini gerah,

Kumatikan api unggun di sisa perkemahanku kemarin malam

 

Dia, sang waktu melambaikan tangannya

Bersabarlah,

Sebentar lagi keretaku akan sampai

Dan kita hanya tinggal seujung kuku

Dia, Sang Waktu, jadi bisu

 

Semarang, 30 Desember 2017

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *