Kamu

Puisi Kamu (Pixalbay)

Karya ; Agus Prasetyo Aji Kamu Kamu, satu kata yang tak pernah kusesali. Kamu, yang kunanti selama ini. Tapi, kamu seakan tak menghiraukanku, Ketika aku datang untuk sekedar merayu. Aku bosan dihakimi sang waktu. Perihal rasa yang begitu menggebu. Kamu yang ku tunggu, Tapi kamu tak kunjung datang mencumbu sajakku, […]

» Read more

Kumpulan Puisi Chairil Anwar

Lukisan Chairil Anwar

Kumpulan Puisi Chairil Anwar AKU Kalau sampai waktuku Aku mau tak seorang kan merayu Tidak juga kau Tak perlu sedan itu Aku ini binatang jalang Dari kumpulannya terbuang Biar peluru menembus kulitku Aku tetap meradang menerjang Luka dan bisa kubawa berlari Berlari Hingga hilang pedih peri Dan aku akan lebih […]

» Read more

Rindu

… jika ingin menjenguk rindu pejamlah mata denganrlah desir darah mengelanai tubuh dari jantung yang berbuncah dan di gerbang hati bisa kau jumpai cecer darah dingin melekat di sana gedor dan kuakkan dengan segenap hasrat di dalamnya akan kau jumpai perindu cinta yang tersesat di simpang rasa dan karsa adakah […]

» Read more

Angin Lalu Anjing

Angin Lalu Anjing

Engku Syntal angin lalu, anjing lewat tiada keramat teramat dekat keranda menjemput musim di perselisahan malam, nasib pagi menanti pertimbangan rasa nasi atau rejeki yang berbagi sementara pedang tak sepanjang senapan ; mari letakan misil di atas piring “perdamaian, perdamaian, perdamaian, perdamaian banyak yang cinta damai, tapi perang makin ramai, […]

» Read more

Aku Membaca Sajak

Aku Membaca Sajak

Aku Membaca Sajak Oleh: YH. DT. MONTI Di antara bisik bisik para pembisik, aku membaca sajak Di tengah gonjang ganjing gunjingan para anjing, aku membaca sajak Di kerumunan huru hara preman, aku membaca sajak Di derasnya air liur para penjilat, aku membaca sajak Di buaian janji janji politisi, aku membaca sajak […]

» Read more

Perpisahan

Perpisahan

Perpisahan Oleh: Athok Mahfud   Hari begitu cepat berganti Waktu begitu mudah berlalu Tak terasa hari-hari kita terus mengalir Tak terpikir waktu kita akan berakhir Namun ku ingin kisah kita tetap terukir   Sekuat apapun tangan kita tergenggam Hari itu pasti akan tiba Hari dimana lisanku tak pernah setuju dengan […]

» Read more

Dia Sang Waktu

Dia Sang Waktu

Dia Sang Waktu Oleh: Athok Mahfud Dia, sang waktu sudah menunggu Teriakannya tak habis-habisnya mendayu Lelah, tak mau mengalah Terpenjara oleh dunia Hendak menyambut kedatanganku   Aku masih mendayung perahu di laut merah Derap langkahku tak mau berhenti Terus berkelana mengejar awan Menyusuri hutan, melibas dedaunan Naik ke puncak semeru, menemani […]

» Read more

Sebuah Jaket Berlumur Darah

Ismail Marzuki

Sebuah Jaket Berlumur Darah Oleh: Ismail Marzuki Sebuah jaket berlumur darah Kami semua telah menatapmu Telah pergi duka yang agung Dalam kepedihan bertahun-tahun. Sebuah sungai membatasi kita Di bawah terik matahari Jakarta Antara kebebasan dan penindasan Berlapis senjata dan sangkur baja Akan mundurkah kita sekarang Seraya mengucapkan ’Selamat tinggal perjuangan’ […]

» Read more

Puisi Pramoedya Ananta Tor – Puisi untuk Ayah

Ayah dan Anak

Puisi untuk Ayah Oleh: Pramoedya Ananta Toer. (Gadis Pantai. hal. 269) Sebenarnya, aku ingin kembali, Ayah Pulang ke teduh matamu Berenang di kolam yang kau beri nama rindu Aku, ingin kembali Pulang menghitung buah mangga yang ranum di halaman Memetik tomat di belakang rumah nenek. Tapi jalanan yang jauh, cita-cita yang […]

» Read more
1 2 3