Chairil Anwar di Mata Orang Minangkabau

Chairil Anwar. (Foto/terakota.id)

SABTU pagi, 28 April 2018 pukul 09:00 WIB terlihat ratusan siswa-siswi dari 3 SMA berbeda berbondong-bondong datang ke halaman Rumah Gadang (Rumah Adat Minangkabau) Yut Fitra, Ketua Komunitas Seni Intro di Payakumbuh, Kabupaten 50 Kota, Sumatra Barat. Mereka duduk rapi menanti. Sejurus kemudian, Penyair asal Jakarta Irmansyah dan Thendra BP menerangkan […]

» Read more

Jalan Berliku Kehidupan Chairil Anwar ‘Si Binatang Jalang’

Lukisan Chairil Anwar

PELOPOR sastrawan angkatan 45 itu telah pergi, hari ini, 28 April, 69 tahun silam. Tapi karyanya tak pernah mati. Sebait nukilan puisinya bertajuk Sia Sia bahkan terpampang jelas di dinding Jembatan Kewek, Kota Baru, Yogyakarta. Menjadi ikon baru Kota Pelajar. Empunya kata-kata itu tak lain Si “Binatang Jalang” Chairil Anwar. Seperti kata pepatah […]

» Read more

Deretan Pahlawan yang Berdarah Sastra

Berdarah Sastra. (Foto/goodnewsfromindonesia.com)

SastraIndonesia.net – Gelar Pahlawan Nasional tak melulu jatuh kepada tokoh pejuang revolusi fisik. Di antara segudang nama para pejuang, terselip sosok-sosok berlatar belakang pujangga. Mereka merupakan dedengkot dunia sastra Indonesia sekaligus tokoh pergerakan. Abdoel Moeis, misalnya, selain giat menulis novel juga aktif bergerak di Sarekat Islam. Penggubah novel Salah Asuhan […]

» Read more

Abdoel Moeis, Pahlawan Nasional Berjiwa Sastra

Abdoel Moeis

SastraIndonesia.net – Berbicara mengenai sejarah sastra di Indonesia pasti tidak akan asing dengan nama Abdoel Moeis. Lelaki kelahiran Sungai Puar, Agam, Sumatera Barat ini, selain terkenal dengan karyanya yang berjudul ‘Salah Asuhan’. Tanggal lahirnya juga dijadikan hari untuk memperingati Hari Sastra Indonesia. Abdoel Moeis lahir pada 3 Juli 1883 dari […]

» Read more

Chairil Anwar, Sastrawan Minang yang Mati Muda

Biografi Chairil Anwar

SatraIndonesia.net – Para pecandu sastra Indonesia mustahil rasanya tak kenal dengan nama Chairil Anwar. Meski tak bertemu langsung, orang-orang banyak menjumpainya dalam biografi. Lelaki yang dilahirkan di Medan, Sumatera Utara pada 26 Juli 1922 merupakan anak satu-satunya dari pasangan Toeloes dan Saleha. Kedua orangtuanya berasal dari Kabupaten Lima Puluh Kota, […]

» Read more

Buya Hamka dalam Sejarah

Sosok Buya Hamka

Haji Abdul Malik Karim Amrullah atau lebih dikenal dengan julukan HAMKA adalah seorang ulama, sastrawan, sejarawan, dan juga politikus yang sangat terkenal di Indonesia. Buya HAMKA juga seorang pembelajar yang otodidak dalam bidang ilmu pengetahuan seperti filsafat, sastra, sejarah, sosiologi dan politik, baik Islam maupun Barat. Hamka pernah ditunjuk sebagai […]

» Read more

Aksi Ismail Marzuki Menjaga Martabat Bangsa

Ismail Marzuki

Seorang pria setengah baya duduk tenang di dalam gerbong kereta yang melaju kian menjauh dari Jakarta. Seolah tak peduli dengan guncangan yang kadang terasa, tangannya tetap bekerja, menggerak-gerakkan pena. Sesekali ia terdiam, berpikir sejenak, kemudian menulis lagi. Tiba di kota tujuan, tuntas juga pekerjaannya. Di secarik kertas putih yang sudah […]

» Read more

Wiji Thukul dan Kata-kata yang Tak Pernah Binasa

Wiji Thukul

Lewat jalan panjang dan berdarah, Wiji Thukul mendobrak pintu kebebasan berbicara. Meski tak tahu kini dimana rimbanya, kata-katanya selalu hidup dalam sejarah. Opini Lilik Hs. Agustus 2016, Wiji Thukul berulangtahun ke-53. Ingatan saya melayang pada momentum Agustus, 1995, ketika sekujut negari tengah gegap-gempita merayakan 50 Tahun Indonesia Emas, Thukul membuat […]

» Read more

Karya Pramoedya Ananta Toer yang Melegenda

Karya Pramoedya Ananta Toer

SastraIndonesi.net – Satrawan kenamaan Indonesia, Pramoedya Ananta Toer lahir pada 1925.  Hampir satu dekade, Karya Pramoedya Ananta Toer masih dikenang, dibaca oleh pecinta sastra termasuk menjadi bahan ajar mata kuliah di perguruan tinggi. Pramoedya Ananta Toer atau akrab disapa Pram kerap dicap sebagai sastrawan ‘kiri’, namun juga dianggap sebagai bapak […]

» Read more

Mengkaji Watak AA Navis Lewat Cerpen Robohnya Surau Kami

Penulis Cerpen Robohnya Surau Kami

SatraIndonesia.net – Siapa yang tidak kenal cerpen Robohnya Surau Kami, selain terpilih menjadi satu dari tiga cerpen terbaik majalah sastra Kisah, (1955). Cerpen ini sangat melegenda karna pesan yang sangat membangun. Sayangnya, sangat sedikit orang yang tau tentang penulisn cerpen tersebut. Makanya dalam artikel kali ini, SatraIndonesia.net akan membahas sedikit […]

» Read more
1 2